dini hari tadi...
Dingin didini hari,
berkalung kabut tak berujung,
angin berhembus merintih-rintih,
sebagian terlelap dalam alam khayal,
yang lainnya terjaga dalam nyata,
sepasang sajadah menghampar datar,
sebagai penghantar menuju Yang Dituju,
air mata jatuh tak berhenti,
lelah sudah kutersadar diri,
warna cinta-Nya membaur berganti,
kadang dekat kadang jauh,
hanya rasa yang berasa,
dini hari yang singkat ini tenang damai,
dingin yang menusuk ini,
ingin kurasa sepanjang waktu,
ciri kotaku yang lalu, kini mulai memudar...
berkalung kabut tak berujung,
angin berhembus merintih-rintih,
sebagian terlelap dalam alam khayal,
yang lainnya terjaga dalam nyata,
sepasang sajadah menghampar datar,
sebagai penghantar menuju Yang Dituju,
air mata jatuh tak berhenti,
lelah sudah kutersadar diri,
warna cinta-Nya membaur berganti,
kadang dekat kadang jauh,
hanya rasa yang berasa,
dini hari yang singkat ini tenang damai,
dingin yang menusuk ini,
ingin kurasa sepanjang waktu,
ciri kotaku yang lalu, kini mulai memudar...
Komentar